Pesantren Tahfidz Al Uswah bergerak dalam tiga bidang: Pendidikan, Dakwah dan Ekonomi Pesantren. Gerakan pendidikan inklusif meliputi keagamaan, peningkatan kemampuan dan kemandirian menjadi kegiatan utama Pesantren. Melalui penanaman landasan tauhid yang benar dengan berhaluan ahlu sunnah wal-jama’ah diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadi masyarakat “Baldatun thoyyibatun wa Robbun Ghofur”.
Tergerak dari kerinduan, kepedulian dan kesadaran terhadap kemandirian anak bangsa yang digerakkan oleh mereka yang berpegang pada sifat FAST (fathonah, amanah, siddiq dan tabligh). Maka beberapa tokoh masyarakat yang di gawangi oleh KH. Zaenal Abidin Bin Kurdi, KH. Ajid Muslim, Lc, Al Hafidz dan KH. Misbah Saiful Bahri, S.Pd.I Al Ahfidz dan para tokoh muda, berkumpul dan bermufakat untuk lebih mengembangkan pesantren yang telah di rintis mulai tahun 2013 dan mendirikan Sekolah Dasar Quran Terpadu Al Uswah. Berawal dari santri yang berjumlah 16 orang yang semuanya berasal dari keluarga yayasan dan warga sekitar, seiring berjalannya waktu, dari tahun ke tahun jumlah santripun terus bertambah.
Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, pengelolaan pesantren terus menunjukan perkembangan yang menggembirakan, ikhtiar ke arah peningkatan kualitas pengelolaan selalu diupayakan, baik dengan pemenuhan kebutuhan akan fasilitas pendidikan maupun peningkatan kualitas keterampilan tenaga kependidikan dan peningkatan SDM pesantren secara umum.
Menjadi Pesantren Al Qur’an Unggulan Yang Melahirkan Generasi Pemimpin HEBAT
- Menyelenggarakan pendidikan Qur’ani yang berkualitas, berjenjang dan berstandar mutu.
- Mengelola pesantren dengan professional untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif.
- Menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakaat sekitar dalam rangka turut membumikan nilai-nilai Al Qur’an di masyarakat.
- Menyiapkan kader umat yang hafidz /hafidzah dan da’iyah.
- Mengantarkan Al Uswah menjadi lembaga Qur’an rujukan